Diyo + Riri Couple session

Kenasti+Azrul

Dieah+Donny

David + Carla

Pernikahan yang sangat akrab, jarang saya alami di Surabaya… Mencoba untuk menikmatinya dari balik kamera…

Rani + Yogi

mencoba untuk memandang pernikahan Rani dan Yogi melalui mata saya, terimakasih buat @venilaks dari @celticcreative

video ruang photoworks

makeup joice ananta

so, enjoi

 

i’m lost in Yogyakarta

dont know what to say… just enjoi…

 

Angga and Lila a teaser video…

a video by

Obscura+ photographie | primayurie | Amanda A.k

makeup Joice Ananta

in conjunction with

Celtic Creative | Veni Laksono | Lala Rahmadani

salamaniselalu…

Jimmy + Naomi

Ketika Mimpi Menyapa,

Ini sebuah pernikahan yang sangat “indah” dari sisi saya sebagai seorang fotografer, hari itu saya bekerja sebagai fotografer kedua (yang sudah meminta ijin utk menggunakan foto-foto ini dalam blog saya, terima kasih henry dari o’osome) yang bertanggung jawab atas segala yang terjadi dengan pengantin laki-laki. Itulah sebab dsini porsi foto pengantin perempuan sangat sedikit.

“Indah” iya indah, sebuah pernikahan yang berbeda, benar-benar memanjakan pengantinnya…

selain itu hari itu saya berkenalan kembali dengan apa yang namanya mimpi, begitu nyata dan dekat… membuat saya berani membuka hati utk sesuatu yang indah.

semoga gambar saya hari itu dapat lebih bercerita.

 

 

yur_1681yur_1699yur_1722yur_1744yur_1760yur_1769yur_1792yur_1814yur_1825yur_1829yur_1838yur_1871yur_1873yur_1893yur_1898yur_1903yur_1917

 

 

yur_2012yur_2041yur_2044yur_2051yur_2054yur_2056yur_2062yur_2079yur_2098

pertemuan jimmy dan naomi di hari itu penuh dengan emosi, tak pernah seklaipun dalam memotret saya bisa larut…

 

yur_2109yur_2115yur_2129yur_2145yur_2152

 

yur_2170yur_2184yur_2185

adat, sesuatu yang harus dilakukan tanpa mengerti artinya? hari itu yang lebih terasa adalah emosinya… tak perlu mengetahui arti, ketika emosi berada didalamnya.

 

yur_2209yur_2223yur_2228yur_2239

dan bersama mereka menuju gereja untuk saling mengikat janji, janji yang harus dipegang sampai mati?

yur_2242yur_2251yur_2258yur_2268yur_2275yur_2280yur_2283yur_2295yur_2302yur_2317yur_2324yur_2337yur_2351yur_2353yur_2369yur_2372yur_2385yur_2389yur_2393yur_2397yur_2402yur_2405yur_2454yur_2498yur_2503yur_2512yur_2548

Jimmy dan Naomi 2017

 

 

primayurie.

Akad Nikah of a Biker

Akad of a Biker, when love touch everyone.

Johan, a friend o mine called me in the middle of my family vacation said that he need a photographer… He told me to be ready with all my gears at the first day of 2017.

I wonder what I’m gonna do, did he going to have a couple session, taking pics of his bikes, or something. My last wedding work for 2016 was at 29th December 2016, got troubled with my phone after that wedding, my phone suddenly got no service. For your information it is end of the year, so i decided gonna fix it few days after the new year lah…

Suddenly i remembered that i got to take pics go Johan at the first January, without any explanation about the time and place… trying all communication i know to contact him, but no response. January first 2017 around 07.37 he informed me that i should be ready at his house 09.00 and he told me that the “Akad” is today! Oh sh*t, as fast as i can got showered and call a few friends of mine to help me with this project… but how???

Dimas was the first to answered my crying for help, i gave him the groom to be phone number and told him to be ready at the bride house without knowing the exact address and NAME… Haahahahahha silly me, but that whats make this few of pic about their Akad so…

Hope you guys gonna enjoy it…

 

yur_4227

and here he is…

before leaving meeting the bride…

the bride and her friends,

the akad procession,

quickie couple session

the BIKE

yur_4122

and thats me…

 

 

warm regards… enjoi

 

Dua Jiwa

Sebuah Langkah Untuk Mengobati

Beribu kali seorang kawan berkata ‘tuk segera membuat tulisan dalam sebuah bentuk blog, antara merasa tak membutuhkan, sok tak punya waktu, dan yang paling utama adalah merasa terlalu malas untuk mau menulis, maka blog  itupun tak pernah jadi.

dan 14-18 Desember 2016 muncul lah Dua Jiwa…

Dua jiwa… Apa itu, langkah yang mengobati? Ya dua jiwa mengobati rasa tak butuh blog, rasa sok sibuk dan yang pasti dua jiwa menggerakkan hati tuk segera menulis. Dua jiwa, dua orang beda generasi, beda latar belakang, beda ras, dan beda cara pandang berusaha untuk lepas dari sebuah ke terkung-kung an akan paradigma fotografi pernikahan. Banyak dari kawan yang merasa untuk bisa hidup dan menikmati dari fotografi pernikahan saat ini sangatlah sulit, mungkin untuk hidup bisa bahkan banyak yang telah dianggap berhasil. Tapi apakah mereka benar-benar berhasil?

Ini bukan hanya sekedar curhat an seorang fotografer yang tak bisa hidup dari dunia wedding fotografi. Saya hanya mencoba untuk ber evaluasi, terjun dalam wedding fotografi ini tak sebentar, banyak melihat dan merasa bahwa 2-3 tahun terakhir ini wedding fotografi telah kehilangan sentuhan dari masing-masing fotografernya, semua orang yang memberi cap pada dirinya sebagai wedding fotografer dan berlomba-lomba untuk menjadi yang paling sama dari karya foto yang sedang booming, mencoba untuk men declare  bahwa dirinya sanggup untuk “meniru” fotografer tersebut agar bisa “diterima” sebagai seorang wedding fotografer.

yur_2471

Oke sekarang kita kembali ke Dua Jiwa, mungkin 2 atau 3 tahun lalu pikiran untuk bikin sesuatu yang sedikit lain dari yang sudah ada mulai muncul… Bertemu beberapa orang ngobrol ngalor ngidul tak ada yg punya mimpi sama, semua hanya berfikir gimana bisa punya lebih banyak klien dari brand vendor wedding photography yang lainnya.

Apa hanya itu yang kalian cari dengan menjadi seorang wedding photographer?

Seorang kawan bahkan akan memutuskan untuk segera menggantungkan kameranya, le[as dari wedding fotografi… dia muak katanya…

Dua Jiwa sebuah langkah kecil dari saya dan sahabat, sebagai pengingat akan jati diri kita sebagai seorang fotografer, tak ingin kita merubah apa yang telah menjadi alasan kita memotret, terutama dalam wedding fotografi.

Sekedar pengingat akan apa yang kita lakukan sebagai seorang wedding photographer adalah menjadi orang yang tak terlihat, tapi menghasilkan sebuah oleh oleh yang selalu akan dibawa selamanya oleh sang pengantin. “We are not your mother photographer” iya kita bukan! Kita bekerja untuk kalian bukan untuk yang lain.

Pilih kita sebagai wedding photographer sebagai awalan dalam rencana kalian untuk menikah, ditemani karya video maka karya kami akan menjadi sesuatu yang akan kalian liahat di kemudian hari sebagai pengingat.

 

 

Mungkin akan berlanjut dalam blog berikutnya, tentang hidup kami, saya, mereka sebagai seoran fotografer pernikahan.

 

Sedikit fotofoto dalam pameran Dua Jiwa “Sebuah Langkah Untuk Mengobati”

Silahkan:

yur_2481yur_2486yur_2505yur_2521